www.ELSPPAT.or.id  
Selamat Datang di ELSPPAT Institute for Sustainable Agriculture and Rural Livelihood
Home  |   Wacana Elsppat  |   Artikel  |   Jaringan Kerja  |   Links  |   Cari Artikel  |   Kontak Kami
PROGRAM-PROGRAM LEBIH JAUH >>

PROGRAM-PROGRAM

ELSPPAT
Institute for Sustainable Agriculture & Rural Livelihood

Latar Belakang
Kemiskinan adalah gejala nyata dari situasi kekurangan materi dan ketidakberdayaan masyarakat secara ekonomi, politik sosial dan budaya. Di Indonesia, kemiskinan terbesar ditemui di perdesaan, khususnya komunitas petani. Demikian juga komunitas perempuan dan anak-anak di perdesaan selalu diabaikan suaranya meski memiliki andil yang besar dalam pembangunan pertanian dan pelestarian alam.

Kemiskinan dan marjinalisasi petani di perdesaan tidak dapat dipisahkan dari kebijakan pemerimtah tentang pembangunan pertanian dan pedesaan yang kurang berpihak pada petani dan komunitas desa. Di era Orde Baru tekanan pembangunan nasional lebih pada pembangunan manufaktur dan industri yang di perkotaan. Sementara pembangunan pertanian hanya difokuskan pada upaya pencapaian peningkatan produksi pertanian guna mencapai swasembada beras. Orientasi kebijakan yang demikian, jelas menempatkan petani dan sektor pertanian hanya menjadi obyek pembangunan.

Petani sebagai obyek pembangunan tampak dari kebijakan revolusi hijau di sektor pertanian. Selama puluhan tahun semakin meminggirkan petani dan meningkatkan ketergantungan petani kepada pihak luar yang semakin besar. Selain input produksi pertanian, petani juga tergantung dalam hal teknologi dan pemasaran. Berbagai bentuk teknologi lokal yang ada sejak dulu dalam bentuk keragaman benih, pengetahuan budidaya dan penyimpanan pangan lenyap seiring masuknya modernisasi pertanian. Sementara, pengabaian pemerintah pada upaya pembangunan industri pedesaan juga memberi bobot pada semakin besarnya tekanan pada sektor pertanian dan kehidupan masyarakat desa. Keterpurukan ini semakin diperparah dengan banyaknya alih fungsi lahan pertanian subur ke penggunaan non pertanian serta masuknya agribisnis skala besar yang semakin menyulitkan petani kecil untuk bersaing. Sementara praktek pertanian yang berkembang juga semakin merusak lingkungan dan mengancam keberlanjutan.

Dalam situasi ketidakberdayaan petani, perempuan dan anak-anak di pedesaan serta marjinalisasi sektor pertanian seperti itulah ELSPPAT hadir untuk berkomitmen, berpihak dan berbuat nyata bersama masyarakat perdesaan di atas untuk mengubah situasi tersebut dalam skala yang relevan melalui berbagai upaya pemberdayaan komunitas dan pengelolalaan sumberdaya agraria yang berkelanjutan. Salah satu kunci pemberdayaan masyarakat pedesaan adalah dengan penguatan kesadaran kritis dan penguasaan terhadap teknologi yang sesuai dengan kondisi mereka. Dengan dialog kritis atas pilihan-pilihan teknologi yang relevan, dan berbagai upaya lain diharapkan akan mendorong penguatan posisi sosial dan ekonomi masyarakat perdesaan, khususnya mereka yang miskin.

Usaha pemberdayaan masyarakat yang dilakukan ELSPPAT adalah bagian kecil dari gerakan penguatan kemandirian, dan posisi sosial-ekonomi-politik mereka, demi terwujudnya masyarakat yang demokratis dan berkeadilan sosial. Usaha ini tidak akan pernah berhasil tanpa kerjasama dari berbagai pihak.

 
Download
Get Elsppat Brochure in English Version (PDF File). Not available at this time  
Dapatkan Brosur Elsppat (PDF File, 1.2 MB) Belum tersedia pada saat ini.  
Copyright © 2002-2008 - Elsppat
Developed by Magnna
Last Updated : 24 Agt 10